Berita

3.000 Mahasiswa Terdampak Karhutla di Kalteng Terima Bantuan Pemprov

×

3.000 Mahasiswa Terdampak Karhutla di Kalteng Terima Bantuan Pemprov

Sebarkan artikel ini

 

PALANGKA RAYA – Sebanyak 3.000 mahasiswa terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah (Kalteng) menerima bantuan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap mahasiswa yang ikut merasakan dampak karhutla, terutama akibat asap dan kondisi ekonomi.

 

Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran di Halaman Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur Kalteng, Palangka Raya, Minggu (20/9/2026).

 

Setiap mahasiswa mendapatkan paket bantuan pangan yang terdiri atas 5 kilogram beras, 2 liter minyak goreng, dan 1 kilogram gula pasir. Selain kebutuhan pokok, pemerintah juga memberikan multivitamin, masker KN95, serta bantuan tunai sebesar Rp100 ribu untuk masing-masing mahasiswa.

 

Pemprov Kalteng Perhatikan Mahasiswa Terdampak Karhutla

 

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada mahasiswa yang turut terdampak karhutla, baik dari sisi kesehatan maupun kondisi ekonomi.

 

Menurutnya, penanganan dampak karhutla tidak hanya menyasar masyarakat umum, tetapi juga mahasiswa yang sedang menjalani pendidikan di Kalimantan Tengah.

 

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah juga terus menyiapkan sejumlah dukungan bagi masyarakat terdampak, mulai dari bantuan pangan, pelayanan kesehatan, air bersih, masker hingga vitamin.

 

Agustiar juga mengajak mahasiswa untuk ikut mengambil peran dalam menghadapi karhutla. Peran tersebut tidak harus selalu dilakukan melalui kegiatan pemadaman di lapangan, tetapi dapat dilakukan dengan memberikan edukasi kepada masyarakat serta menyebarkan informasi yang benar melalui media sosial.

 

Mahasiswa juga diharapkan ikut meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dengan memantau kondisi di sekitar dan mengingatkan masyarakat agar menghindari aktivitas yang berpotensi menyebabkan kebakaran.

 

Penanganan Karhutla Kalteng Dilakukan Secara Bersama

 

Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo menyampaikan bahwa penanganan karhutla membutuhkan kerja sama berbagai pihak.

 

Kolaborasi tersebut melibatkan pemerintah daerah, relawan mahasiswa, ASN, TNI, Polri, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api, hingga masyarakat yang mengelola hutan desa.

 

Ia mengingatkan mahasiswa agar tetap fokus menyelesaikan pendidikan sekaligus memberikan dukungan terhadap berbagai upaya pemerintah dalam menangani karhutla di Kalimantan Tengah.

 

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kalteng Linae Victoria Aden menjelaskan bahwa penerima bantuan berasal dari berbagai perguruan tinggi. Termasuk di antaranya mahasiswa yang memiliki KTP di luar Kalimantan Tengah, tetapi sedang menempuh pendidikan di wilayah Kalteng.

 

Linae juga mengingatkan mahasiswa untuk menggunakan masker dan multivitamin yang diberikan guna membantu menjaga kesehatan selama kondisi udara terdampak asap karhutla.

 

Bantuan Karhutla untuk Mahasiswa Disalurkan Dua Tahap

 

Bantuan yang diberikan kepada mahasiswa terdampak karhutla kali ini merupakan tahap kedua. Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah telah menyalurkan bantuan pangan kepada mahasiswa terdampak karhutla pada 16 September 2026 di lokasi yang sama.

 

Mahasiswa yang tidak terlibat secara langsung dalam penanganan karhutla tetap dapat memberikan kontribusi. Salah satunya melalui edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya kebakaran hutan dan lahan serta langkah-langkah pencegahannya.

 

Dengan adanya bantuan tersebut, Pemprov Kalteng berharap kebutuhan dasar mahasiswa yang terdampak karhutla dapat terbantu sekaligus mendorong keterlibatan mahasiswa dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan kebakaran hutan dan lahan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *